Perbedaan Antara UX dan UI

 

Perbedaan Antara UX dan UI: Dua Dunia yang Saling Melengkapi

Kalau kamu sering mendengar istilah UX dan UI disebut berbarengan, mungkin kamu berpikir keduanya sama. Padahal, meski saling berkaitan, UX dan UI adalah dua hal yang sangat berbeda — seperti otak dan wajah dari sebuah produk digital.

Dalam artikel ini, kita akan membahas apa sebenarnya UX dan UI itu, apa yang dikerjakan oleh desainer di masing-masing bidang, dan bagaimana keduanya bekerja sama menciptakan pengalaman digital yang memuaskan.


Apa Itu UX (User Experience)?

Istilah User Experience (UX) pertama kali diperkenalkan oleh ilmuwan kognitif Don Norman. Ia menjelaskan bahwa “pengalaman pengguna mencakup semua aspek interaksi pengguna dengan perusahaan, layanan, dan produknya.”

Artinya, UX tidak terbatas pada dunia digital. Segala sesuatu yang kita gunakan bisa memiliki user experience — mulai dari aplikasi perbankan, mesin kopi, sampai pengalaman naik pesawat.

Desain UX berfokus pada bagaimana pengguna berinteraksi dengan produk dan bagaimana pengalaman itu membuat mereka merasa nyaman, mudah, dan puas.

Seorang desainer UX akan memikirkan hal-hal seperti:

  • Seberapa mudah proses checkout saat belanja online?

  • Apakah tombol “pesan sekarang” mudah ditemukan?

  • Apakah pengguna bisa menyelesaikan tugas tanpa frustrasi?

Jadi, tugas utama desainer UX adalah memastikan produk terasa logis dan menyenangkan digunakan, bukan hanya terlihat cantik.

🎯 Tujuan UX: membuat pengalaman pengguna menjadi mudah, efisien, relevan, dan menyenangkan.


Apa Itu UI (User Interface)?

Kalau UX berfokus pada perasaan pengguna, UI (User Interface) berfokus pada penampilan dan interaksi visual.

UI adalah segala sesuatu yang kamu lihat dan sentuh di layar — tombol, ikon, warna, tipografi, jarak antar elemen, bahkan animasi dan efek suara kecil saat kamu menekan tombol.

Dalam konteks aplikasi atau website, desain UI bertujuan agar pengguna mudah berinteraksi dengan sistem secara intuitif dan menyenangkan.

Seorang desainer UI akan memikirkan hal-hal seperti:

  • Apakah warna tombol “Beli” cukup menonjol?

  • Apakah ikon terasa familiar dan mudah dikenali?

  • Apakah tampilan tetap rapi di layar besar maupun kecil (responsif)?

🎨 Tujuan UI: menciptakan tampilan yang menarik, intuitif, dan konsisten.


UX vs UI: Apa Bedanya?

Kalau diibaratkan manusia, UX adalah otaknya, sementara UI adalah wajahnya.
UX merancang cara kerja dan alur pikir produk, sedangkan UI membuat semuanya terlihat indah dan mudah digunakan.

Berikut ringkasan perbedaan utamanya:

AspekUX (User Experience)UI (User Interface)
Fokus utamaPengalaman dan kemudahan penggunaTampilan visual dan interaksi
PendekatanAnalitis, berbasis riset dan strukturKreatif, berbasis desain visual
TujuanMenyelesaikan masalah penggunaMembuat antarmuka menarik dan intuitif
TahapanBiasanya dikerjakan lebih duluDilanjutkan setelah UX selesai
CakupanBisa untuk produk digital maupun fisikHanya untuk produk digital

Keduanya tidak bisa berdiri sendiri. UX tanpa UI terasa hambar, UI tanpa UX bisa membuat pengguna frustrasi.


Tanggung Jawab Desainer UX

Desainer UX bertugas memahami perilaku pengguna, mengidentifikasi masalah, lalu merancang solusi yang efisien. Berikut tanggung jawab utamanya:

  • Melakukan riset pengguna dan analisis kompetitor

  • Menyusun strategi produk dan alur interaksi pengguna

  • Membuat wireframe, prototipe, dan alur perjalanan pengguna (user flow)

  • Melakukan uji coba (user testing) untuk memastikan produk mudah digunakan

  • Bekerja sama dengan desainer UI dan tim pengembang untuk mewujudkan desain ke dalam produk nyata

  • Memantau performa dan melakukan perbaikan berkelanjutan

Intinya, desainer UX adalah “arsitek” di balik layar pengalaman pengguna.


Tanggung Jawab Desainer UI

Desainer UI menerjemahkan ide dari UX menjadi tampilan visual yang nyata dan interaktif. Mereka adalah “seniman” yang memastikan produk terlihat menarik sekaligus fungsional.

Tugas utamanya meliputi:

  • Mendesain elemen visual seperti ikon, tombol, warna, tipografi, dan gambar

  • Menentukan gaya visual dan konsistensi antarmuka

  • Mendesain animasi, transisi, dan efek interaktif

  • Memastikan tampilan responsif di berbagai perangkat

  • Bekerja sama dengan tim pengembang untuk memastikan desain diterapkan dengan akurat


Penutup

Jadi, meski sering disatukan, UX dan UI memiliki peran yang berbeda tapi saling melengkapi. UX memastikan produk berfungsi dan terasa nyaman, sedangkan UI memastikan produk terlihat menarik dan mudah digunakan.

Kalau kamu tertarik berkarier di dunia desain digital, memahami keduanya akan menjadi bekal penting — karena di balik setiap aplikasi yang sukses, selalu ada kolaborasi apik antara UX dan UI designer.

Comments

Popular posts from this blog

main

Kelas Belajar Desain Grafis Online / Daring